Kegiatan Webinar Series 2

Tema : PENINGKATAN LITERASI APARATUR MELALUI PEMERINTAHAN KOLABORATIF

Indonesia memiliki wilayah administrasi pemerintahan 34 provinsi, 416 kabupaten
(termasuk 1 Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu), dan 98 kota (termasuk 5 Wilayah Kota Administrasi di Provinsi DKI Jakarta). Saat ini penyelenggaraan otonomi daerah didasarkan atas Undang-Undang (UU) Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Dalam Lampiran UU Pemerintahan Daerah diatur secara khusus tentang Pembagian Urusan Pemerintahan Konkuren Antara Pemerintah Pusat dan Daerah Provinsi dan Daerah Kabupaten/Kota. Maknanya, urusan pemerintahan konkuren adalah urusan pemerintahan yang dibagi antara Pemerintah Pusat dengan 34 Daerah Provinsi dan 415 Daerah Kabupaten dan/atau 93 Daerah Kota (Pasal 9 ayat (3) UU No. 23 Tahun 2014). Dalam upaya mengakselerasi terselenggaranya budaya literasi, kepada pemerintah daerah dibagikan urusan pemerintahan bidang perpustakaan. Secara lebih rinci diuraikan pada Sub Urusan Pembinaan Perpustakaan, dimana kepada daerah provinsi diberikan kegiatan pengelolaan perpustakaan dan pembudayaan gemar membaca tingkat daerah provinsi, sedangkan kepada daerah kabupaten/kota diberikan kegiatan pengelolaan perpustakaan dan pembudayaan gemar membaca pada tingkatan daerah kabupaten/kota.


Urusan pemerintahan Bidang Perpustakaan merupakan urusan pemerintahan wajib yang
tidak berkaitan dengan pelayanan dasar (Pasal 12 ayat (2) huruf q UU No. 23 Tahun 2014).
Artinya daerah memiliki kewenangan mengelola urusan pemerintahan bidang perpustakaan,
khususnya melalui kegiatan pembudayaan gemar membaca. Harapannya, semakin intensif
pembudayaan gemar membaca di wilayah provinsi dan kabupaten/ kota akan menumbuhkan
budaya literasi dan memercepat terciptanya generasi literat. Berkembangnya budaya literasi
bermanfaat sebagai acuan bagi penataan regulasi/kebijakan, formulasi strategi kemajuan
pembangunan daerah, peningkatan kualitas kehidupan, dan penyelenggaraan pembangunan
manusia di pusat-daerah.

Literasi masih menjadi problematika di beberapa daerah. Perkembangan zaman telah merubah spektrum literasi, sehingga literasi tidak sekedar kemampuan membaca, menulis, dan berhitung. Hasil pengukuran berbagai institusi internasional membuktikan betapa terpuruknya kondisi literasi. Literasi harus dikelola secara kolaboratif antara Pemerintah, Pemerintah Daerah, dan masyarakat. Budaya literasi pun dikembangkan pemangku kepentingannya. Karena itu, tema webinar yang kami angkat terkait dengan Peningkatan Literasi Aparatur Melalaui Pemerintahan Kolaboratif.

Tujuan Kegiatan ini yaitu menambah wawasan aparatur dalam tingkat literasi
memerlukan pembenahan. sehingga mampu beradaptasi dan menghasilkan sumberdaya
terbarukan demi kemajuan hidup daerah. Pemerintah bersama pemerintah daerah maupun nagari perlu meningkatkan literasi aparatur sekolah nagari yang akan di selenggarakan oleh Universitas Mohammad Natsir Bukittinggi 

Rangkaian Kegiatan

Rangkaian kegiatan Webinar ini dilaksanakan oleh Prodi Administrasi Publik, Hukum dan
Akuntasi Universitas Mohammad Natsir sehubungan dengan adanya kegiatan promosi
penerimaan mahasiswa baru Tahun Akademik 2022/2023. Webinar mengangkat tema mengenai “Peningkatan Literasi Aparatur Melalaui Pemerintahan Kolaboratif.” . Maka dari itu Universitas Mohammad Natsir Bukittinggi memfasilitasi masyarakat nagari untuk melanjutkan pendidikan kearah lebih tinggi dengan salah satunya adanya perkuliahan khusus untuk anak nagari dan perangkat nagari.

Peserta webinar di ikuti oleh seluruh walinagari khususnya Kabupaten Pasaman, namun
juga di ikuti oleh masyarakat umum lainnya. Dengan jumlah peserta sebanyak 50 orang yang
bergabung di zoom meeting. Selain itu peserta juga dapat menyaksikan acara webinar melalui
yuotube.

Acara di buka oleh Mc yaitu Yulia Ningsih, S.Ap., MM. Selanjutnya menyanyikan lagu Indonesia raya dan di tutu dengan doa.

Webinar ini dibuka oleh Rektor universitas Mohammad Natsir Bukittinggi yaitu dihadiri oleh Afridian Wirahadi Ahmad, SE.,M.Sc.Ak, CA, AAP-B.

Selanjutnya keynote speaker, yaitu :
1. Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Nagari Bapak Lotfriedo Rama, S.STP 

Rangkai acara selanjutnya penyampaian materi oleh beberapa narasumber yang di pandu
oleh Dwila Maresti, S.E., M.Si

Adapun Narasumber yang hadir antara lain:

1. Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Nagari Kabupaten Pasaman dengan sun tema Wujud Kolaboratif pemda dalam memberdayakan potensi SDM nagari.

2. Ketua Forwana Kabupaten Pasaman Bapak Saharudin Kabupaten Pasaman. Sub Tema
Kolaborasi nagari dalam mewujudkan masyarakat yang sejahtera

3. Ketua Forum Bamus Kabupaten Pasaman Bapak Usda Herman Dt.Sutan. Dengan Sub tema Peran Bamus dalam memaksimalkan potensi nagari 

4. Wali Nagari Taruang-taruang, Kec. Rao, Kabupaten Pasaman Bapak Asparuddin.Sub
tema menjaga nilai-nilai nagari dalam menghadapi kemajuan masa kini.

3. Foto Bersama Narasumber dan Partisipan Webinar

Di akhir acara peserta dan nara sumber melalukan foto bersama.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *