Kegiatan Webinar Prodi Gizi

“Kearifan Lokal dalam Upaya Percepatan Penurunan Stunting"

Stunting merupakan masalah kurang gizi kronis dikarenakan asupan gizi yang kurang dan berlangsung dalam jangka waktu yang lama akibat makanan yang tidak memenuhi kebutuhan gizi. Berdasarkan Standar Pertumbuhan Anak oleh World Health Organization (WHO), stunting didasarkan pada indeks antropometri panjang badan menurut umur (PB/U) atau tinggi badan menurut umur (TB/U) dengan batas (z-score) kurang dari -2 SD. Banyak faktor yang menyebabkan tingginya kejadian stunting di suatu wilayah pada balita. Penyebab langsung adalah kurangnya asupan makanan dan adanya penyakit infeksi. Faktor tidak langsung seperti kurangnya pengetahuan ibu mengenai gizi, pola asuh yang salah, sanitasi dan hygiene yang buruk dan rendahnya pelayanan kesehatan. Kejadian stunting akan memberikan dampak jangka pendek berupa terganggunya perkembangan otak, kecerdasan, menghambat pertumbuhan fisik hingga gangguan metabolisme. Dampak dalam jangka panjang dapat berupa menurunnya kemampuan kognitif sehingga menurunkan prestasi belajar, menurunnya kekebalan tubuh sehingga tubuh mudah terserang penyakit, berisiko untuk terserang penyakit degenaratif serta tidak dapat kompetitif dalam bekerja yang akan berakibat pada rendahnya produktivitas ekonomi.

Banyak hal yang telah dilakukan oleh pemerintah dalam upaya menurunkan angka kejadian stunting di Indonesia. Upaya tersebut tidak hanya dari sektor kesehatan namun juga dalam upaya lintas sektor, mengingat stunting merupakan masalah kompleks yang tidak hanya diebabkan oleh gizi dan kesehatan. Upaya ini juga tidak hanya difokuskan pada kelompok ataupun individu yang terdampak stunting, namun juga pada seluruh lapisan masyarakat. Salah satu bentuk upaya dari penurunan stunting ini adalah dengan memanfaatkan kearifan lokal di daerah masing-masing dalam upaya menurunkan kejadian stunting. Sumatera Barat merupakan salah satu daerah di Indonesia yang kaya akan budaya dan kearifan lokal.

Tujuan Webinar

Kegiatan webinar ini bertujuan untuk mengenalkan kearifan lokal Sumatera Barat kepada masyarakat sebagai upaya menurunkan stunting di Provinsi Sumatera Barat.

Rangkaian Kegiatan

Kegiatan webinar ini bertujuan untuk mengenalkan kearifan lokal Sumatera Barat kepada masyarakat sebagai upaya menurunkan stunting di Provinsi Sumatera Barat.Webinar ini dihadiri oleh keynote speaker, yaitu :

  1. Wakil Gubernur Sumatera Barat, Bapak Dr.Ir. Audy Joinaldy, S.Pt, M.Sc, M.M, IPM, ASEAN.Eng.
  2. Wakil Bupati Kabupaten Pasaman, Bapak Sabar AS, S.Ag, M.Si
  3. Rektor Universitas Mohammad Natsir Bukittinggi Yarsi Sumatera Barat, Bapak Afridian Wirahadi Ahmad, SE, M.Sc, Ak, Ca

Keynote Speaker menjelaskan mengenai situasi masalah stunting di Sumatera Barat pada saat ini, dengan penjelasan dari adanya beberapa kearifan lokal yang dapat dimanfaatkan untuk penanganannya.

Kemudian dilanjutkan dengan materi dari 2 Narasumber yang sudah hadir untuk mengisi acara Webinar ini, yaitu :

  1.  Dosen Universitas Andalas, Fakultas Kesehatan Masyarakat : Dr. Helmizar, SKM, M.Biomed
  2. Dosen Universitas Islam Negeri Jakarta, Fakultas Psikologi : Dr. Risatianti Kolopaking, M.Psi
Foto Bersama Peserta

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *