Kegiatan Webinar Kelas Nagari Series 4

EFEKTIVITAS PENGELOLAAN KEUANGAN NAGARI MELALUI PENINGKATAN SUMBER DAYA MANUSIA

Pelaksanaan pembangunan secara menyeluruh bertujuan untuk meningkatkan
kesejahteraan rakyat suatu bangsa dan salah satu indikatornya adalah peningkatan perekonomian bangsa tersebut. Kemiskinan merupakan salah satu kondisi yang menjadi persoalan dalam pembangunan, baik di wilayah perkotaan maupun di wilayah pedesaan. Pembangunan di Indonesia pada dasarnya baru dapat dikatakan berhasil apabila pembangunan telah menjangkau sebagian besar penduduk di pedesaan, karena di pedesaanlah banyak bermukim penduduk miskin (Yustika dalam Putra 2016). Di Indonesia, masih terdapat 27,77 juta orang (10,64% dari jumlah total penduduk) yang dikategorikan miskin (BPS, 2016). 

Desa, sebagaimana konstitusi sebelumnya menggunakan norma yang ada dalam Undangundang (UU) No 5 tahun 1979 tentang Pemerintahan Desa dan UU No 32 tahun 2004 yang telah direvisi menjadi Undang-undang Nomor 23 tahun 2014, adalah struktur pemerintahan terendah di bawah kabupaten. Desa menerima tugas perbantuan dari pemerintah, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota. Sebagai organisasi pemerintahan yang berada dalam sistem pemerintahan kabupaten/kota maka kedudukan desa adalah sebagai local state government

Besaran alokasi anggaran yang peruntukannya langsung ke Desa ditentukan 10% (sepuluh
perseratus) dari dan di luar dana Transfer Daerah (on top) secara bertahap. Anggaran yang
bersumber dari APBN dihitung berdasarkan jumlah desa dan dialokasikan dengan
memperhatikan jumlah penduduk, angka kemiskinan, luas wilayah, dan tingkat kesulitan
geografis dalam rangka meningkatkan kesejahteraan dan pemerataan pembangunan Desa.
Jumlah penduduk, luas wilayah, dan angka kemiskinan dihitung dengan bobot:

  •  30% untuk jumlah penduduk kabupaten/kota
  •  20% untuk luas wilayah kabupaten/kota
  • 50% untuk angka kemiskinan kabupaten/kota.
Pengelolaan keuangan desa yang baik tentunya harus menggunakan atau menerapkan
prinsip tata pemerintahan yang baik pula yang sesuai dengan asas pengelolaan keuangan nagari (good governance), yaitu: (1) Transparansi, yaitu bagaimana pemerintah desa dapat sedetail dan sejelas mungkin menggambarkan pengelolaan keuangan desa, (2) Akuntabilitas, yaitu semua keuangan yang dikelola oleh pemerintah desa harus dapat dipertanggungjawabkan nantinya  Sumber daya sesuatu yang penting dan harus dimiliki oleh setiap individu untuk mencapai tujuan organisasi pemerintahan desa yang meliput skil dalam melaksanakan tanggung jawab pekerjaan. Berdasarkan UU No.6 tahun 2014 tentang desa yang mengatur tentang teknis pelaksanaan pemerintahan dan administrasi desa yang menuntut kepala desa dan perangkatnya agar lebih kompoten dalam melaksanakan tugas pemerintahan desa
Kegiatan ini bertujuan untuk menambah wawasan aparatur dalam pengelolaan keuangan nagari maka dari itu diperlukan peningktan SDM dalam mewujudkan pengelolaan keuangan yang efektif dan transparan. sehingga dengan permasalahan tersebut Universitas Mohammad Natsir Bukittinggi menyelenggarakan webinar dengan tema Efektifitas Pengelolaan Nagari dalam Meningkatkan SDM . 

Rangkaian Kegiatan

Rangkaian kegiatan Webinar ini dilaksanakan oleh Prodi Administrasi Publik, Hukum dan Akuntasi Universitas Mohammad Natsir sehubungan dengan adanya kegiatan promosi penerimaan mahasiswa baru Tahun Akademik 2022/2023. Webinar mengangkat tema mengenai “Efektifitas Pengelolaan Nagari dalam Meningkatkan SDM”. Maka dari itu Universitas Mohammad Natsir Bukittinggi memfasilitasi masyarakat nagari untuk melanjutkan pendidikan kearah lebih tinggi dengan salah satunya adanya perkuliahan khusus untuk anak nagari dan perangkat nagari. Peserta webinar di ikuti oleh seluruh walinagari khususnya Kabupaten padang Pariaman dan Kota Pariaman dan juga di ikuti oleh masyarakat umum lainnya. Dengan jumlah peserta sebanyak 58 orang yang bergabung di zoom meeting. Selain itu peserta juga dapat menyaksikan acara webinar melalui yuotube. Acara di buka oleh Mc yaitu Aziza Bila, MAP. Selanjutnya menyanyikan lagu Indonesia raya dan pembacaan doa oleh Bapak Yulius, M.Ag.

 

Webinar ini dibuka oleh Rektor universitas Mohammad Natsir Bukittinggi yaitu dihadiri
oleh Afridian Wirahadi Ahmad, SE.,M.Sc.Ak, CA, AAP-B.

Selanjutnya keynote speaker, yaitu : 

1. Walikota PAriaman, Dr. Genius, S.Sos., M.Si

Rangkai acara selanjutnya penyampaian materi oleh beberapa narasumber yang di pandu oleh Yulia Ningsih, S.Ap., MM

Adapun Narasumber yang hadir antara lain: 

1. Dosen Prodi Administrasi Publik Ibu Diga Putri Oktaviane

2. Kepala Desa Kampung Baru, Kota Pariaman (Rasyid, SE., MM) (Desa berprestasi)

3. Kepala Desa Apar, Kota Pariaman (Hendrick) (desa berprestasi di Kota Pariaman)

4. Wali Nagari III Koto Aur Malintang, Azwar Mardin (Nagari berprestasi dari 103 nagari di kab Padang Pariaman)

5. Afridian Wirahadi Ahmad, SE., M.Sc., Ak, CA,AAP-B (Sekretaris Umum IAI
Sumbar)

Tanya Jawab

Foto Bersama

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *